Telinga Tersumbat Saat Olahraga, Apa Penyebabnya?

Kuping tersumbat dapat dialami siapa saja dan di mana saja, bahkan saat Anda berolahraga. Kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan, bahkan bisa membuat Anda berhenti seketika dari aktivitas yang sedang dilakukan.

Pertanyaannya, apakah telinga tersumbat saat olahraga adalah kondisi yang normal? Apa penyebab telinga terasa tersumbat? Yuk, cari tahu!

Ketua dan direktur program otolaringologi (THT) di SUNY Downstate, Richard Rosenfeld, MD, MPH, telinga tersumbat saat olahraga berarti menandakan suatu masalah. Salah satunya adalah perubahan tekanan udara sebelum dan saat sedang berolahraga.

Hal tersebut juga biasa dirasakan ketika Anda sedang naik pesawat. Tekanan yang ada di pesawat bisa membuat kuping terasa tersumbat.

Saluran telinga yang tersumbat saat olahraga bisa menyebabkan berbagai, misalnya pendengaran redam, terdapat sensasi meletup, dan kesulitan menjaga keseimbangan.

Menanggapi kondisi telinga tersumbat saat olahraga, dr. Dyah Novita Anggraini mengatakan bahwa kondisi tersebut tergolong normal jika hanya terjadi sesekali. Akan tetapi, jika terjadinya terlalu sering atau menyebabkan gejala yang sangat mengganggu, Anda sebaiknya segera berobat ke dokter.

Dokter Memeriksa Telinga Pasien Karena Kotoran yang Menumpuk
Meski ini adalah kondisi yang normal, Anda tetap perlu waspada dengan penyebab telinga tersumbat saat olahraga. Berikut adalah beberapa penyebab telinga tersumbat saat olahraga:

Kotoran yang Menumpuk
Melakukan banyak gerakan atau mengeluarkan keringat berlebih dapat menyebabkan serumen bergeser, dan tanpa disengaja menutup liang telinga.

“Serumen atau kotoran telinga yang menumpuk bisa menyebabkan telinga terasa tersumbat saat olahraga,” kata dr. Dyah Novita.

“Bahkan, tidak hanya saat olahraga, kotoran telinga yang menumpuk juga bisa menyebabkan sensasi tersumbat saat Anda melakukan aktivitas lain,” sambungnya.

Alergi atau Infeksi Saluran Napas
Saat Anda berbicara, menelan, atau menguap ketika olahraga, saluran eustachius akan terbuka. Jika Anda memiliki alergi, pilek, atau sinusitis kronis, fungsi tuba eustachius bisa terganggu sehingga turut menyebabkan masalah fungsi pendengaran.

Musik yang Terlalu Keras
Mendengarkan musik kencang saat olahraga banyak dilakukan, karena dituding dapat meningkatkan semangat dan motivasi.

Sayangnya, volume musik yang terlalu keras bisa menyebabkan telinga terasa tersumbat dan berdengung. Risiko tersebut dapat meningkat lebih tinggi apabila Anda berolahraga sambil mendengarkan musik keras di ruangan tertutup.

Agar permasalahan telinga tersumbat tidak mengganggu kegiatan, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda terapkan sebagai solusinya:

Bersihkan Telinga Secara Rutin
Anda disarankan untuk berkunjung ke dokter THT secara berkala untuk membersihkan kotoran telinga.

Mengapa tidak dianjurkan membersihkan telinga sendiri, misalnya dengan cotton bud? Faktanya, membersihkan telinga secara mandiri berisiko membuat serumen masuk lebih ke dalam. Apalagi, jika Anda melakukan tindakan tersebut dengan cotton bud.

Hindari Mendengar Musik Terlalu Kencang

Jika Anda pergi ke tempat pusat kebugaran (gym), cobalah untuk menggunakan ear plug untuk meredam suara musik yang mungkin terlalu keras.

Kalupun ingin mendengarkan musik, lebih baik gunakan earphone dengan volume sewajarnya.

Saat di malam hari, coba putar suara relaksasi agar telinga terasa lebih relaks dan sistem pendengaran tidak terlalu berdengung.

Atasi Gangguan Kesehatan
Jika kuping tersumbat dikarenakan ada penyakit yang menyertai, segera berobat ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Kombinasikan tindakan tersebut dengan penerapan gaya hidup sehat, olahraga rutin, memenuhi kebutuhan cairan setiap hari, dan cukup tidur.

Telinga tersumbat saat olahraga yang dirasakan hanya sesekali adalah hal yang normal. Namun, jika kondisi tersebut terjadi terus-menerus atau dengan intensitas yang mengganggu, Anda sebaiknya segera berobat ke dokter.

“https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3648290/telinga-tersumbat-saat-olahraga-apa-penyebabnya”